Antar Daerah

Keselamatan Diminta Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara Minta Jadi Prioritas, Usai Tragedi Pongkor

Titikspasi.com – Ketua DPRD Kabupaten Bogor angkat suara menyusul tragedi lubang tambang emas Pongkor yang menewaskan 11 penambang ilegal pada Januari 2026. DPRD menilai insiden tersebut menjadi bukti masih lemahnya pengawasan terhadap aktivitas penambangan ilegal yang marak terjadi di wilayah itu.

Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara, menegaskan tragedi tersebut harus menjadi pelajaran bagi pemerintah daerah dan aparat penegak hukum agar kejadian serupa tidak terulang.

“Kalau memang ada kelalaian prosedur, kami minta aparat hukum menindak tegas agar hal-hal seperti ini tidak terulang,” ujar Sastra di Cibinong, Rabu (21/1/2026).

Ia mengkritik minimnya pengawasan di area tambang ilegal yang membuat warga nekat bekerja tanpa standar keselamatan yang memadai. Menurutnya, banyak lubang galian beroperasi secara sembunyi-sembunyi sehingga risiko kecelakaan sangat tinggi.

“Maraknya aktivitas tambang ilegal ini tidak bisa dilepaskan dari lemahnya pengawasan. Perlu tindakan serius agar warga bisa bekerja dengan aman atau mendapatkan alternatif penghasilan yang layak,” tambahnya.

Sastra menegaskan bahwa tragedi Pongkor bukan sekadar kecelakaan, melainkan cerminan persoalan struktural yang harus segera ditangani secara menyeluruh.

“Kami berharap pemerintah daerah serius menangani persoalan ini, agar keselamatan warga menjadi prioritas, bukan hanya setelah musibah terjadi,” pungkasnya.

Selain menuntut penegakan hukum, DPRD Kabupaten Bogor juga mendorong pemerintah daerah untuk menyiapkan langkah-langkah preventif guna mencegah terulangnya kejadian serupa. Beberapa langkah yang diusulkan antara lain:

  • Peningkatan patroli dan pengawasan di lokasi tambang ilegal.

  • Sosialisasi standar keselamatan bagi masyarakat yang bekerja di area pertambangan.

  • Penyediaan alternatif ekonomi bagi warga terdampak agar tidak kembali melakukan penambangan ilegal.

DPRD berharap upaya penindakan dan pencegahan dapat berjalan beriringan demi melindungi keselamatan masyarakat.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button