Warga kemang Pasang Spanduk di Pinggir Jalan Sebagai Protes Jalan Berlubang

Titikspasi.com – Kekecewaan warga terhadap lambatnya penanganan Jalan Parung – Kemang yang penuh lubang, sepertinya kian memuncak. Hal itu diperlihatkan dengan aksi protes dengan pemasangan spanduk di pinggir jalan bertuliskan, “Selamat Datang di Wahana Jalan Penuh Lubang”.
Pantauan di lapangan menunjukkan kerusakan jalan terjadi hampir di sepanjang jalur tersebut. Dari arah Parung menuju Salabenda, titik kerusakan parah terlihat di putaran Lebak Wangi, depan Transit, depan PT Sierad, depan Perumahan Batavia, sekitar Pendopo 45, depan RS Sentosa, depan Kopassus, seberang timbangan, hingga depan sekolah dekat Perumahan Pandan Valley.
Sementara dari arah Salabenda menuju Parung, kondisi serupa ditemukan di depan timbangan, putaran setelah Bilabong, sekitar RS Sentosa, Pendopo 45, seberang Perumahan Batavia, depan Pondok Pesantren Darul Muttaqin, hingga sejumlah titik menjelang Parung.
Menanggapi kondisi tersebut, Kepala Desa Kemang, Kecamatan Kemang, Entang Suana, mengaku menerima banyak keluhan warga yang geram akibat jalan nasional Jakarta–Bogor yang kerap rusak dan tergenang banjir.
Entang menegaskan, banjir yang terus berulang di lokasi itu bukan persoalan baru dan menunjukkan lemahnya keseriusan pemerintah, baik pusat maupun daerah, dalam menangani sistem drainase.
“Ini bukan kejadian baru dan bukan pula musiman. Setiap hujan pasti banjir. Artinya ada kegagalan perencanaan dan pembiaran yang terus berlangsung,” tegas Entang saat meninjau lokasi titik banjir di wilayahnya.



